WARTA 24 SUMATERA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Wagub Sumbar Tantang Pengkritik Taste of Padang

Posted by On 21.05

Wagub Sumbar Tantang Pengkritik Taste of Padang

  • Beranda
  • Sumbar
Wagub Sumbar Tantang Pengkritik Taste of Padang
Selasa,28 November 2017 - 12:02:31 WIB
Reporter : Tim Redaksi Wagub Sumbar Tantang Pengkritik Taste of Padang Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit

“Digelar FGD di sini, diundang kabupaten/kota, diundang pakar-pakar, ada yang tidak datang, tapi mereka ikut komentar” NASRUL ABIT, WAGUB SUMBAR.

PADANG, HARIANHALUAN.COM â€" Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meminta para pihak yang tidak sependapat dengan frasa Taste of Padang sebagai branding wisata Sumbar, tidak hanya pandai mengkritik saja. Tapi juga harus memberikan solusi. Wagub menyesalkan s ikap sejumlah orang yang gencar mengkritik dan berkomentar, tapi malah tidak datang saat diundang ketika Focus Group Discussion (FGD).

Silang pendapat slogan Taste of Padang tertumpu pada pemakaian kata Padang, nama ibu kota provinsi ini, sebagai kata penyanding "taste of". Pihak yang tak setuju menyebutkan Padang tak mewakili Sumbar secara keseluruhan, termasuk di sektor kepariwisataan, karena nyatanya destinasi wisata andalan Sumbar tak melulu ada di Padang, tapi tersebar di kota/kabupaten lain, seperti di Bukittinggi, Payakumbuh, Tanah Datar, Agam, Mentawai, dan lain-lain.

Di sisi lain, komentator yang setuju menyebutkan Padang telah mewakili Sumbar, jika memang orientasi perumusan slogan pariwisata adalah menyasar sebanyak-banyaknya turis mancanegara untuk berkunjung ke Sumbar. Terlebih di era digital, lewat bantuan teknologi internet, kata Padang meroket jauh lebih terkenal dibanding Sumbar, atau bahkan Minangkabau.

“Jangan han ya sekadar mengkritik Taste of Padang, tapi juga harus berani memberi usulan yang solutif, dengan dasar kajian,” terang Nasrul Abit, usai menghadiri sosialisasi temu karya mutu dan produktivitas nasional XXI (TKMPN) dan Internasional Quality Produktivitas Convetion (IQPC) 2017 di Hotel Kryad Bumiminang Padang, Senin (27/11).

Ditegaskan Wagub, meski pun penetapan slogan Taste of Padang sudah merupakan kesepakatan, tetap tidak tertutup kemungkinan untuk mengevaluasi slogan tersebut.

“Kalau memang ada masukan dari kawan-kawan, kalau itu perlu dievaluasi, ya kita evaluasi. Ini semua kan difasilitasi pusat. Digelar FGD di sini, diundang kabupaten/kota, diundang pakar-pakar, ada yang tidak datang, tapi mereka ikut komentar. Harusnya datanglah saat FGD, gunanya kan untuk menampung kalau ada pendapat. Kalau memang harus diubah, ya kita ubah. Tidak ada masalah," kata Nasrul.

Namun, Nasrul juga mengingatkan, tujuan per umusan slogan pariwisata Sumbar semata-mata untuk promosi daerah. Sehingga, jangan sampai semangat kebersamaan dalam memajukan kepariwisataan di Sumbar menjadi pudar karena komentar-komentar terkait slogan Taste of Padang semata.

"Oleh karena itu saya berharap ada usulan yang jelas, jangan hanya komentar-komentar tanpa ada usulan yang jelas. Kalau soal polemik, sudah biasa di Sumbar ini semua jadi polemik. Tapi kalau polemik terus, kapan kita majunya. Karena itu saya minta jangan hanya komentar, tapi ada usulan yang jelas dan konkrit," katanya lagi.

Terkait kemungkinan pengevaluasian slogan tersebut, wagub menegaskan tidak ada penganggaran baru dari daerah untuk melakukannya. Sebab, perumusan slogan Taste of Padang sendiri merupakan program pemberian dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, yang masuk penganggaran kementerian Tahun 2017.

"Konsultannya mungkin belum melaporkan ke kementerian hasil FGD itu. Saya juga minta ke Kad is Pariwisata Sumbar untuk menghubungi pihak konsultan itu agar menahan dulu, jika memang ada yang perlu dievaluasi. Selain itu kami juga tunggu gubernur pulang dulu," tukas Nasrul.

    • 1
    • 2
    • Halaman Selanjutnya

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]


Follow @Haluan_
TULIS KOMENTAR BERITA LAINNYA
  • Rabu,25 Oktober 2017 - 12:34:48 WIB

    Wagub Sumbar: Dimana Letak Tidak Demokratisnya?

    Wagub Sumbar: Dimana Letak Tidak Demokratisnya? PADANG, HARIANHALUAN.COM--Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menegaskan, akan tetap menegakkan perintah agama walau hal tersebut dianggap tidak demokratis oleh sejumlah pihak..
  • Kamis,01 Juni 2017 - 15:51:18 WIB

    Hari Kesaktian Pancasila, Wagub: Jangan Memecah-belah di Sumbar, Fatal Akibatnya

    Hari Kesaktian Pancasila, Wagub: Jangan Memecah-belah di Sumbar, Fatal Akibatnya PADANG, HARIANHALUAN.COM- Kebhinekaan di Sumatera Barat (Sumbar) masih tertata dengan baik. Jika ada beberapa peristiwa dan isu yang berkembang masih dapat diatasi dengan respon partisipasi masyarakat serta kesigapan aparat..
  • Sabtu,06 Mei 2017 - 22:49:14 WIB

    Wagub : LGBT Tidak Boleh Ada di Ranah Minang

    Wagub : LGBT Tidak Boleh Ada di Ranah Minang PADANG, HARIANHALUAN.COMâ€"Sempat viral tentang larangan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Universitas Andalas (Unand) beberapa waktu lalu, kini dukungan anti penyimpangan perilaku tersebut terus mengalir. .
  • Kamis,27 April 2017 - 12:21:18 WIB

    Saling Klaim Ikan Bilih, Wagub Sumbar: Kedua Bupati Harus Lapang Dada

    Saling Klaim Ikan Bilih, Wagub Sumbar: Kedua Bupati Harus Lapang Dada PADANG, HARIANHALUAN.COM--Terkait dengan salling klaim ikan bilih danau singkarak dalam pengajuan indikasi Geografis (IG) untuk Hak Kekayaan Intelektual (HKI) oleh dua kabupaten yakni Tanah Datar dan Solok. .
  • Senin,13 Februari 2017 - 08:19:15 WIB

    Ratusan Pelayat Antarkan Mantan Wagub ke Pemakaman

    Ratusan Pelayat Antarkan Mantan Wagub ke Pemakaman PADANG PARIAMAN, HALUAN-Ratusan tokoh Padang Pariaman dan Sumatera Barat, ikut mensyalatkan dan mengantarkan jenazah H. Muslim Kasim ketempat peristirahatan terakhirnya di pemakaman keluarga di Nagari Gadur Kecamatan Enam Lin.
Sumber: Google News | Warta 24 Payakumbuh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »